Ghazi.id ,Makassar, — Semangat berbagi dan kepedulian terhadap anak yatim kembali terwujud dalam kegiatan Ruang Pulih & Yatim Fest yang digelar di Four Points by Sheraton Makassar, Jumat (27/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat nilai keimanan dan ukhuwah Islamiyah, sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Salah satu sosok yang turut menghadirkan keberkahan dalam kegiatan tersebut adalah relawan asal Kabupaten Maros, Marlina H. Sikki. Dengan penuh keikhlasan, ia mendampingi dan membawa 40 anak yatim dari Maros untuk mengikuti rangkaian acara yang sarat nilai spiritual dan pembinaan akhlak.
Marlina, yang juga merupakan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Maros, mengaku terharu menyaksikan kebahagiaan anak-anak yang ia dampingi. Baginya, menghadirkan senyum bagi anak yatim bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan bagian dari ibadah dan wujud nyata kepedulian terhadap sesama.
“Saya merasa sangat bersyukur dan terharu. Melihat anak-anak tersenyum, berdoa bersama, dan merasakan kasih sayang dari banyak orang menjadi kebahagiaan tersendiri. Terlebih di momentum bulan Ramadan ini, semoga menjadi amal jariyah bagi kita semua,” ungkapnya.

Kegiatan Ruang Pulih & Yatim Fest merupakan kolaborasi antara Pola Perlindungan Allah (PPA) dan Yayasan Abdulyatamah Indonesia (YAI). Acara diisi dengan tausiyah, motivasi keislaman, doa bersama, serta penyaluran santunan kepada anak-anak yatim.
Suasana penuh kekeluargaan dan lantunan doa menjadikan kegiatan ini bukan hanya ajang berbagi, tetapi juga ruang penguatan spiritual bagi seluruh peserta. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara, mulai dari sesi motivasi hingga doa bersama yang dipimpin oleh para pembina.
Bagi Marlina, mendampingi anak yatim adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh kasih sayang dan tanggung jawab. Ia berharap kegiatan serupa terus berlanjut agar semakin banyak anak yatim merasakan perhatian dan dukungan, sehingga tumbuh dengan harapan serta rasa percaya diri yang kuat.
“Anak yatim adalah amanah umat. Ketika kita membahagiakan mereka, insyaAllah Allah juga menghadirkan keberkahan dalam kehidupan kita,” tuturnya.














