Ghazi.id, Maros – Ketua Kiwal Garuda Hitam (KGH) Kabupaten Maros, Andi Baso Manandring (ABM) membantah tegas isu yang beredar di media sosial terkait dugaan keterlibatan anggotanya dalam kegiatan pengamanan di Darul Istiqamah Maros.
Dalam keterangannya, Andi Baso Manandring menyampaikan bahwa dirinya selaku ketua tidak pernah memberikan instruksi atau perintah kepada anggota Kiwal Garuda Hitam untuk terlibat dalam kegiatan tersebut, Apalagi di bayar untuk menduduki Pos Keamanan di Pesanren Darul Istiqamah Seperti apa yang ada di Sosial media.
“Saya tegaskan bahwa tidak ada instruksi dari saya sebagai ketua. Selain itu, tidak ada anggota resmi Kiwal Garuda Hitam Maros yang ikut dalam kegiatan tersebut,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa apabila terdapat pihak yang mengatasnamakan Kiwal dalam aktivitas tersebut, maka hal itu dilakukan di luar sepengetahuan dan tanggung jawab organisasi yang dipimpinnya.
Lebih lanjut, (ABM) Andi Baso menjelaskan bahwa di masyarakat terdapat beberapa kelompok yang menggunakan nama “Kiwal”, seperti Legend kiwal dan Kiwal Garuda Hitam. Oleh karena itu, ia mengimbau agar publik tidak keliru dalam mengaitkan suatu peristiwa dengan organisasi tertentu.
“Kami berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menerima informasi, serta tidak langsung menyimpulkan tanpa klarifikasi yang jelas,” tambahnya.
Pihaknya juga berharap agar pengelola atau pihak terkait di Darul Istiqamah Maros dapat memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Dengan adanya klarifikasi ini, Kiwal Garuda Hitam Maros berharap situasi tetap kondusif dan tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat merugikan pihak mana pun.(ar)














