Ghazi.id | Makassar — Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drag Race Putaran II yang digelar di Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, berlangsung meriah dan mendapat antusias tinggi dari para pecinta otomotif, khususnya komunitas balap drag race di Sulawesi Selatan dan Indonesia Timur.
Ajang yang diselenggarakan oleh Sonic Speed Indonesia tersebut mencatat lebih dari 900 starter dari berbagai daerah di Indonesia. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibanding seri pertama yang berlangsung di Surabaya dengan sekitar 500 starter.
Ketua Umum Sonic Speed Indonesia, Harpen ali mengatakan, event ini merupakan bagian dari program kerja organisasi yang kembali dipercaya menjadi penyelenggara Kejurnas setelah terakhir kali menggelarnya pada 2024.
“Alhamdulillah tahun ini kami kembali diberi kepercayaan untuk menyelenggarakan Kejurnas Drag Race Putaran II di Makassar. Peserta mencapai lebih dari 900 starter, hampir 1.000 starter,” ujarnya.
Menurutnya, peserta tidak hanya berasal dari Sulawesi Selatan, tetapi juga dari berbagai daerah di Pulau Jawa hingga kawasan Indonesia Timur.
“Peserta datang dari Surabaya, Pulau Jawa, hingga daerah-daerah Indonesia Timur,” katanya.
Selain tingginya jumlah peserta, ajang ini juga diwarnai hadirnya pembalap usia muda. Bahkan terdapat peserta yang masih berusia belasan tahun dan ikut bersaing di sejumlah kelas yang diperlombakan.
Sementara itu, salah satu peserta asal Kabupaten Maros, Imran Asmal dari tim Air Project, mengapresiasi penyelenggaraan event tersebut karena dianggap menjadi wadah positif bagi para pecinta otomotif.
“Kami sangat mengapresiasi komunitas dan penyelenggara yang telah menghadirkan kejuaraan nasional ini. Ini menjadi wadah bagi anak-anak muda pecinta otomotif di Maros,” ujarnya.
Imran mengaku dirinya bersama tim sudah beberapa kali mengikuti event yang digelar Sonic Speed Indonesia. Ia berharap pemerintah dapat memberikan dukungan lebih terhadap kegiatan otomotif yang dinilai mampu menyalurkan bakat generasi muda.
“Harapan kami semoga pemerintah bisa terus mewadahi pemuda-pemuda otomotif, minimal ada event seperti ini setiap tahun,” katanya.
Dalam ajang tersebut, Imran turun menggunakan mobil Honda Genio tahun 1994 dan mengikuti kelas Kejurnas serta bracket. Ia juga mengaku pernah meraih juara pada beberapa tahun lalu di kategori OMR Agya 1000 cc.
Kejurnas Drag Race Putaran II Makassar mempertandingkan puluhan kelas dan menyediakan hadiah jutaan rupiah di setiap kategori, menjadikan event ini sebagai salah satu kompetisi balap paling bergengsi di kawasan Indonesia Timur.(ar)














