banner 728x250

Meriah dan Membludak, Pembukaan MTQ XXXIV di Maros Diserbu Ribuan Pengunjung

Ghazi.id, Maros – Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Kabupaten Maros, Minggu (12/4/2026) malam, berlangsung meriah dan dipadati ribuan pengunjung. 

Sejak sore hingga menjelang malam, warga dari berbagai wilayah tampak berbondong-bondong menuju lapangan utama lokasi pembukaan. Tingginya antusiasme masyarakat membuat area acara penuh sesak, terutama di titik-titik akses masuk. 

Kepadatan pengunjung terjadi di sejumlah pintu gerbang, saat petugas keamanan memprioritaskan rombongan kafilah dari berbagai kabupaten/kota untuk memasuki area acara lebih dahulu. 

Situasi tersebut sempat memicu desak-desakan di pintu masuk. Sejumlah pengunjung yang belum dapat mengakses lokasi acara terlihat berupaya masuk, meski petugas telah melakukan pengaturan arus dan memberikan penjelasan bahwa pintu akan dibuka kembali setelah seluruh kontingen peserta masuk ke dalam area. 

Petugas keamanan di lapangan tampak kewalahan mengendalikan lonjakan massa. Beberapa pengunjung juga menyampaikan protes karena harus menunggu giliran masuk. Namun demikian, kondisi berangsur terkendali setelah dilakukan pengaturan ulang dan koordinasi di titik akses. 

Selain memadati area utama pembukaan, antusiasme warga juga terlihat di kawasan tenda tenant kuliner dan pedagang UMKM yang berada di sekitar lokasi acara. Sejumlah stan tampak ramai diserbu pengunjung yang memanfaatkan momentum tersebut untuk menikmati berbagai sajian serta produk lokal.

Pembukaan MTQ XXXIV Sulsel ini dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan bersama jajaran pemerintah provinsi, serta kepala daerah dari berbagai kabupaten/kota, termasuk Wali Kota Makassar dan para bupati se-Sulsel.

Kehadiran para pejabat daerah tersebut menambah khidmat sekaligus semarak suasana pembukaan ajang keagamaan tingkat provinsi tersebut.

Bagi masyarakat Maros, penyelenggaraan MTQ kali ini memiliki makna tersendiri. Setelah penantian panjang selama hampir empat dekade, Kabupaten Maros kembali dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan religius bergengsi tersebut. 

Momentum ini tidak hanya menjadi ajang syiar Islam dan pengembangan tilawah Al-Qur’an, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat kebersamaan serta mendorong promosi daerah di tingkat provinsi.(**)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *