banner 728x250

Binkom Sintelad Makodim 1422/Maros, Andi Baso: Ormas Harus Hadir Jaga Persatuan

Ghazi.id | Maros – Upaya memperkuat persatuan dan mencegah potensi konflik sosial di Kabupaten Maros terus dilakukan melalui kolaborasi berbagai elemen masyarakat.

Salah satunya melalui kegiatan Pembinaan Komunikasi (Binkom) Pencegahan Konflik Sosial yang digelar Sintelad TNI AD di Aula Makodim 1422/Maros, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Peran Seluruh Komponen Masyarakat Dalam Mencegah Konflik Sosial” tersebut diikuti berbagai unsur, mulai dari Forkopimda, TNI-Polri, Kesbangpol, LSM/ormas, kelompok mahasiswa, kelompok buruh, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat hingga sejumlah organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Maros.

Salah satu organisasi yang turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah Kiwal Garuda Hitam MPC Maros, yang dipimpin Andi Baso Mananring bersama sejumlah jajaran pengurus Kabupaten Maros.

Kehadiran Kiwal Garuda Hitam MPC Maros menjadi bagian dari keterlibatan organisasi kemasyarakatan dalam membangun komunikasi dan memperkuat sinergi dengan aparat keamanan, pemerintah daerah maupun elemen masyarakat lainnya dalam menjaga keamanan serta kondusivitas wilayah.

Dalam kegiatan tersebut, Dandim 1422/Maros Letkol Arm Agung Yuhono, S.E., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Binkom. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mempererat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

“Mari kita jaga bersama Kabupaten Maros yang aman, harmonis, dan kondusif. Bila daerah kita aman, masyarakat pun akan tenang dalam mencari penghidupan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Binkom Sintelad Letkol Arm Dwi Sutarto, S.E., M.Han., yang membacakan sambutan Asintel Kasad, menegaskan bahwa pencegahan konflik sosial membutuhkan keterlibatan seluruh komponen masyarakat.

Menurutnya, komunikasi yang baik antarelemen menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun kesadaran bersama, menjaga persatuan dan menciptakan stabilitas wilayah.

Dalam kegiatan tersebut, Herwan, S.Sos., M.Si., Kakesbangpol Pemkab Maros, serta Ipda Ajher, Kanit Reskrim 3 Polres Maros, turut memberikan materi mengenai pentingnya upaya pencegahan konflik sosial.

Para peserta diajak mengedepankan komunikasi dan pendekatan persuasif dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

Andi Baso: Ormas Harus Jadi Bagian dari Solusi

Ketua Kiwal Garuda Hitam MPC Maros, Andi Baso Mananring, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Binkom tersebut. Menurutnya, forum seperti ini sangat penting untuk mempertemukan berbagai elemen dalam membangun kesamaan pandangan mengenai pentingnya menjaga kedamaian di Kabupaten Maros.

Andi menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

“Kami dari Kiwal Garuda Hitam MPC Maros sangat mengapresiasi kegiatan Binkom ini. Bagi kami, komunikasi dan kebersamaan adalah kunci untuk mencegah terjadinya konflik sosial. Organisasi masyarakat harus hadir memberikan kontribusi positif dan menjadi bagian dari solusi, bukan menjadi sumber persoalan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran dan anggota organisasi untuk mengedepankan persaudaraan serta menyelesaikan setiap persoalan melalui komunikasi yang baik.

“Kalau ada persoalan, mari kita komunikasikan dan cari jalan keluarnya dengan kepala dingin, bukan dengan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan. Kita semua adalah bagian dari masyarakat Kabupaten Maros,” tuturnya.

Andi menambahkan, kehadiran Kiwal Garuda Hitam MPC Maros dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi untuk terus membangun sinergi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat dan seluruh komponen masyarakat.

“Kami siap bersinergi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat. Perbedaan itu hal biasa, tetapi jangan sampai perbedaan menjadi alasan untuk kita terpecah. Maros adalah rumah kita bersama, sehingga keamanan dan kedamaian harus kita jaga bersama-sama,” tegasnya.

Senada dengan itu, Ipda Ajher mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah konflik sosial dengan mengedepankan pendekatan persuasif.

“Kita semua bersaudara. Untuk itu jangan lagi ada keributan antarkelompok ataupun antarsuku. Kami sangat berharap kedamaian di Kabupaten Maros terjadi,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan Binkom dapat memberikan dampak nyata dan menjadikan Kabupaten Maros sebagai daerah yang mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

“Kita semua bersaudara. Tidak ada yang kuat, tidak ada yang lemah, karena kita akan kuat apabila kita bersatu,” tambahnya.

Kegiatan Binkom Sintelad di Makodim 1422/Maros tersebut menjadi ruang bersama untuk memperkuat komunikasi antara aparat keamanan, pemerintah, organisasi masyarakat dan seluruh elemen masyarakat.

Keterlibatan Kiwal Garuda Hitam MPC Maros bersama jajaran pengurusnya turut menunjukkan bahwa upaya menjaga keamanan dan mencegah konflik sosial membutuhkan peran bersama.

Dengan komunikasi, persatuan dan sinergi yang terus dibangun, seluruh pihak diharapkan dapat bersama-sama menjaga Kabupaten Maros tetap aman, damai, harmonis dan kondusif.

Chat via WhatsApp
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *